Selasa, 04 April 2017

Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Kali ini, saya akan membahas tentang Cara Menghindari Pergaulan Bebas Anak Remaja. Sebelumnya saya minta maaf jika ada kata kata yang salah. Saya sendiri juga masih dalam tahap pembelajaran.

Caranya, adalah sebagai berikut:

   1. Jagalah keimanan

Jika sejak dini anak sudah diajarkan mengenai akan keimanan pasti dewasanya anak akan terbiasa akan keimannan itu, sehingga akan jarang anak-anak yang memiliki iman yang kuat untuk ikut terjerumus kedalam hal-hal buruk seperti pergaulan bebas itu. Tetapi beda halnya jika sejak kecil anak tidak diajarkan keimanan, pasti akan sulit ketika anak diajak hal-hal yang buruk, karena anak kurang mengerti akan landasan yang seharusnya menjadi landasan bergerak itu. kenakalan anak jaman sekarang bukanlah hal yang mudah untuk diatasi, jadi keimanan sejak dini sangat diperlukan untuk membangun pribadi anak yang baik

    2. Perbanyak membaca Al Quran

Selain menjaga keimanan, membaca Al Quran juga diperlukan untuk memperkuat keimanannya, bukan hanya membaca Al Quran saja, tetapi juga memahami akan isi Al Quran sehingga keimanan dapat terjaga dengan baik. Dengan demikian maka pergaulan bebas tidak akan mudah untuk merenggut diri.

    3. Kurangi konsumsi kebaratan

Biasanya konsumsi kebaratan itu membuat orang menjadi lebih mengikuti hal-hal yang berbau barat, dimana hal-hal itu terkadang membuat anak menjadi lebih nakal. Untuk itu kenalkanlah anak-anak ke pada budaya ketimuran.

    4. Kurangi menonton tv yang tidak bermanfaat

Salah satu cara menjadi orang tua yang baik adalah dengan melakukan penjagaan pada anak dengan maksimal terutama untuk menjaga anak agar tidak menonton tv yang tidak bermanfaat, misalnya saja ketika ada film-film yang tidak baik ditonton untuk anak jangan biarkan anak menonton film itu, alihkan perhatian anak agar tidak menonton film-film itu, pengalihan kata dapat dilakukan dengan cara menggunakan tips cerita yang baik untuk anak karena dengan melakukan tips itu dapat dengan mudah untuk melakukan pengalihan pada anak ketika anak sedang asik menonton tivi.

    5. Jaga perkataan

Bantulah anak untuk menjaga setiap perkataan yang akan dilontarkan, jangan biarkan anak untuk mengucapkan kata-kata yang kotor, jangan biarkan anak menjadi anak yang nakal, karena untuk cara mengatasi anak nakal bisa dibilang lebih sulit dibanding harus mendidik anak sejak awal .

Untuk menjadi orang tua yang baik harus mampu menjaga anak dengan sebaik mungkin, jangan biarkan anak menjadi anak yang suka berbohong. Jika anak mulai berbohong katakan pada anak mengenai akibat orang yang sering berbohong agar anak kapok dan tidak akan berbohong dan tidak mengurangi kesalahan lagi.

   6. Isi waktu luang dengan hal bermanfaat

Untuk menghindari pergaulan bebas, jangan biarkan anak untuk melakukan hal-hal yang buruk, biarkan anak mengisi waktu luangnya dengan baik, tetapi jangan sampai lalai dengan anak itu, meskipun membiarkan anak untuk mengisi waktu luang jangan sampai waktu luang itu digunakan untuk hal-hal yang buruk, jangan sampai anak malah menggunakan hal-hal itu untuk hal-hal yang salah sehingga terjerumus pada pergaulan bebas.

   7. Bergaul dengan orang-orang yang baik

Cara terbaik untuk menghindari dari pergaulan bebas adalah dengan memilih orang-orang  untuk diajak berteman atau bersahabat, ibaratnya ketika berteman dengan penjual farfum maka akan terkena wanginya juga, jadi jika berteman dengan orang baik, paling tidak akan ketularan baik juga, atau minimal ada yang mengingatkan ketika mulai salah melangkah.

Peran orang tua juga sangat penting dalam hal ini, banyak orang tua yang meninggikan egoisme nya sendiri tanpa memikirkan perasaan anaknya. Sehingga banyak dari anak anak itu yang berontak di luar rumah. Sebagai orang tua, seharusnya memberikan contoh yang baik untuk anak anaknya, bisa menjadi pendengar yang baik, dan tempat bagi anak untuk meminta saran yang tepat.

Menegur anak boleh, tapi harus dengan baik. Buat mereka mengerti, bukan buat mereka menjadi takut.

Sumber: http://cintalia.com/kehidupan/tips-kehidupan/solusi-pergaulan-bebas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar